Jumat, 25 Mei 2012

Rainbow Cake

 

     Sekarang lagi mewabah rainbow cake, roti dengan lapisan warna warni yang menarik dan sangat mengundang untuk dicicipi. Pertama kali aku melihat gambar rainbow cake di internet dan sungguh aku mengira itu roti bohong2an dan belakangan aku diberitahu kalo rainbow cake ada dijual di Plaza Indonesia. Karena lokasinya jauh dari rumah maka ngga segera mencicipinya.... itu akhir tahun yang lalu. Kini rainbow cake mudah didapat di mana2. Sampe kini aku udah mencoba 3 buah rainbow cake dari tempat yang berbeda dalam 1 bulan ^^

RAINBOW CAKE DARI DAPUR COKLAT
     Rainbow cake pertama yang kumakan dari Dapur Cokelat. Nama tempatnya Dapur Cokelat tentu saja karena menjual aneka macam coklat, lalu mengapa aku tahu di sana juga menjual rainbow cake? Itu karena ada papan iklan terpasang di depan Dapur Cokelat. Tergiur dengan iklannya plus rasa penasaran yang sudah terpendam begitu lama, langsung aku mampir untuk membeli rainbow cakenya. Ketika di dalam, aku langung menanyakan rainbow cake dan langsung ditunjukkan rainbow cake 1 loyang utuh berbentuk segi panjang yang belum dipotong. Kutanyakan apakah yang sudah dipotong, katanya ada tapi ada di belakang. Jadi diambilkan 3 potong rainbow cake. Harganya Rp.17.500/slice.

 Rainbow cake utuh bentuk segi panjang


 Rainbow cake masih terbungkus plastik 
dengan logo Dapur Cokelat

     Setelah membeli cakenya, sorenya langsung kumakan. Kesan pertama yang kudapat dari rainbow cake pertamaku, rasa ngga beda jauh dengan cake umumnya hehe. Cuma warnanya saja yang sangat menarik. Rotinya lembut dan padat, krimnya pas dan ngga kemanisan. Saat kumakan cake yang warna biru, ada rasa mintnya. Kumakan dengan lahap sampe habis bersamaan dengan hilangnya rasa penasaranku tentang seperti apa rasanya rainbow cake itu ^^

 Rainbow cake dengan warna2 pelangi yang lembut

 Tampak tekstur rotinya yang lembut dan padat

 RAINBOW CAKE DARI SHOKUPAN
     Rainbow cake kedua kutemukan secara tidak sengaja saat jalan2 ke Mal Taman Anggrek. Saat memberli kue dorayaki di stand Dorayaki Addict yang ada di depan Timezone, di sebelah Dorayaki Addict ada toko roti Shokupan yang kukira mungkin satu group dengan Dorayaki Addict juga yang menjual aneka macam roti. Di sana ada chiller pendingin untuk menyimpan cake, di sana kulihat rainbow cake dengan warna2 yang sangat terang seperti warna2 stabilo hehe. Tentu saja langsung kubeli. Potongan cakenya dikemas dalam plastik dengan rapat. Sempat kaget saat diberitahu harganya Rp.7.000/slice, kok bisa murah ya. Selisih Rp.10.500 dengan Rainbow cake dari Dapur Cokelat.


 Rainbow cake dengan warna2 jreng

 
 Tampak tekstur rotinya ngga selembut 
Rainbow cake dari Dapur Cokelat

     Karena dikemas platik dengan tertutup sehingga ada kesan cakenya biasa saja spt kue lapis legit yang biasanya dikemas spt itu. Saat dicicipi, rasa rotinya sama semua. Aku ngga yakin tapi sepertinya ada rasa pandan saat memakan rotinya. Potongan rotinya kecil sehingga kurang memuaskan. Krimnya pas dan ngga kemanisan juga. Tekstur rotinya ngga selembut roti dari Dapur Cokelat.


RAINBOW CAKE DARI MICHEL'S PATISSERIE
     Rainbow cake ketiga juga ngga sengaja kulihat saat lewat cafe Michel's Patiserrie yang ada di Central Park, tepatnya di dekat Shabu Slim. Sore itu kulihat cafenya rame, meja2 penuh. Kuamati ternyata kebanyakan anak cewek atau ibu2 yang duduk di sana dan memesan cake. Saat kulihat di dalam chiller pendingin cake, ya ampun banyak sekali cake yang berwarna warni di sana. Di antaranya ada rainbow cake, ada cake berwarna biru semua, ada juga warna merah marun, ada juga Rainbow Cupcake. Sangat menarik, rainbow cake yang tampak paling banyak sampe ada beberapa loyang utuh berwarna putih yang belum dipotong dan ada juga loyang yang sudah dipotong dan tampak bagian dalamnya yang berwarna warni. Saat masuk ke dalam cafe, aku terbelalak melihat setiap meja tampak ada piring berisi Rainbow cake. Setiap meja! Maka aku semakin penasaran seperti apakah Rainbow cake ini sampe dipesan semua pengunjung cafe ini. Kubeli 1 potong saja, harganya Rp.25.000/slice diskon 15%. Astaga ini rainbow cake yang termahal.

Tampak rainbow cake di dalam chiller 
tempat pendingin cake

Rainbow cake dengan krim putih
yang cukuo banyak di bagian luar

Tekstur rotinya tampak berongga
 
     Rainbow cake dari Michel's Patiserrie ini memiliki tampilan yang paling menarik di antara rainbow cake yang sudah kumakan sebelumnya. Itu karena adanya lapisan krim putihnya yang mempercantik dan menonjolkan warna2 dari cakenya. Walau lapisan krim luarnya tampak tebal tapi krim di bagian dalamnya tipis. Saat aku mencoba makan krimnya ternyata terlalu kental, dan aku kuatir kalo krimnya mengandung banyak lemak maka ngga aku makan semuanya. Kebanyakan krim malah membuat enek bukan karena kemanisan tapi karena terlalu kental. Tektur rotinya berongga dan ngga padat seperti cake dari Dapur Cokelat. Soal rasa, raibow cake dari Dapur Cokelat yang paling enak.


Jumat, 27 April 2012

Kose Cosmeport SunCut Essence in UV Protect Milk SPF 50+ PA+++


Setelah sekian lama ngga menulis blog, kini aku kembali menulis blog yang isinya lagi2 tentang sunblock hehe... Habis aku benar2 maniak sunblock dan suka banget mencoba2 sunblock. Dan juga karena sunblock tsb baru habis 2 yang lalu jadi ingatan masih segar mengenai sunblock tsb. Salah satu produk favoritku dari Kose Cosmeport yaitu Speedy Cleansing Oil, maka aku tertarik mencoba sunblock keluaran Kose Cosmeport yaitu Kose Cosmeport SunCut Essence in UV Protect Milk SPF 50+ PA+++. Saat barangnya tiba, kemasannya sungguh mungil dan imut. Pertama kali aku membuka kemasannyapada tanggal 25 Februari, dan baru habis 25 April kemarin. Berarti sunblocknya habis setelah pemakaian tepat 2 bulan padahal kelihatannya sedikit isinya dan aku memakainya tiap hari tiap pagi baik keluar rumah maupun di rumah saja.

Kemasan botol mungil

Keterangan di belakang botol, bahasa Jepang >,<

Seperti umumnya sunblock buatan Jepang lainnya, Kose Cosmeport SunCut Essence in UV Protect Milk SPF 50+ PA+++ ini juga ada bola besi di dalamnya sebagai pengaduk dan terasa ketika botolnya dikocok2. Maka sebelum memakai, botolnya dikocok ringan untuk mengaduk isinya kemudian dituang ke tanganku untuk pertama kali untuk melihat tekstur dan keenceran sunblocknya. Ternyata sangat encer, teksturnya putih bersih. Sunblock HadaLabo UV Moist Emulsion SPF 50+ PA+++ juga encer tapi ngga seencer itu sampe cairannya mudah bergerak ke mana2 kalo sudah dituangkan ke tangan/jari. Saking encernya, kalo dituang ke jari2 musti langsung dan cepat diratakan ke muka. Ngga bisa pake acara totol2 dulu baru ratakan spt halnya kalo pake sunblock bentuk cream. Bau alkoholnya terasa sangat kuat, maka di hari pertama pemakaian aku langsung ngga suka karena keenceran dan bau alkoholnya.


Bentuk ujung botol sama spt umunya sunblock dari Japan

 Tekstur sangat encer dan warna putih susu

Tapi karena aku lagi ngga ada sunblock lainnya, maka mau ngga mau kupakai lagi Kose Cosmeport SunCut Essence in UV Protect Milk SPF 50+ PA+++. Hari demi hari aku memakain sunblock tsb, aku jadi terbiasa dengan bau alkoholnya dan lama2 bau alkoholnya terasa ngga menyengat lagi. Karena sangat encer dan ada alkohol maka sunblocknya cepat kering dan ngga berminyak di muka. Tiap habis pake sunblock tsb, aku sering merasa kurang banyak sunblocknya karena coveragenya begitu tipis dan kurang menyakinkan apakah cukup melindungi kulitku dari terpaan sinar matahari. Karena itu tiap kali keluar rumah, seringkali kupake bedak yang mengandung SPF tinggi untuk melengkapi barulah merasa aman keluar rumah :)

HadaLabo UV Whitening Emulsion baru keluar
Kalo dibandingkan dengan HadaLabo UV Moist Emulsion SPF 50+ PA+++ di postingan sebelumnya, Kose Cosmeport SunCut Protect Milk masih kurang oke dan kupikir ngga akan membelinya lagi. HadaLabo UV Moist Emulsion SPF 50+ PA+++ tetap merupakan sunblock favoritku sampe sekarang. Baru2 ini keluar versi whiteningnya yaitu HadaLabo UV Whitening Emulsion SPF 50+ PA+++, aku baru memesannya dan sudah ngga sabar mencobanya ^^

Sabtu, 29 Oktober 2011

HadaLabo UV Moist Emulsion SPF 50+ PA+++


Setelah Neutrogena Fine Fairness Brightening UV Waterlight Lotion SPF 50+ PA+++ yang merupakan sunblock favoritku (bisa dibaca di posting sebelumnya, klik di sini) habis, aku mulai mencari2 penggantinya yang mirip2. Maklum aku cepat bosan setelah memakai 2 atau 3 produk yang sama dan mulai mencari sunblock lainnya yang sama okenya dengan Neutrogena Fine Fairness Brightening UV Waterlight Lotion. Dan kemudian aku menemukan sunblock yang oke banget, yang malah lebih oke dari Neutrogenanya (untuk saat ini). Sunblock itu adalah HadaLabo UV Moist Emulsion SPF 50+ PA+++ dari Japan!

  Masih dalam kemasan

SPF 50+ PA+++, mantap!
Saat pertama membaca nama produknya, terutama kata "Moist" aku sempat berpikir itu ngga cocok untuk jenis kulit berminyak. Tapi kulihat sunblocknya ada 2 macam, selain emulsion ada cream juga. Aku mulai browsing mencari informasi lebih jauh tentang perbedaan keduanya, ternyata yang emulsion untuk kulit oily sedangkan yang cream untuk kulit kering. Dengan demikian, tanpa ragu aku langsung membeli 1 buah HadaLabo UV Moist Emulsion. Saat barangnya datang, ukuran dan kemasannya mirip Neutrogena Fine Fairness Brightening UV Waterlight Lotion yaitu botol plastik warna putih.


 HadaLabo UV Moist Emulsion

  Tampak belakang botol HadaLabo UV Moist Emulsion

Saat pertama kali memakainya, aku langsung menuangkan ke tangan. Eh yang keluar malah cairan bening, kemudian baru aku tersadar kalo sunblocknya musti dikocok dulu untuk mengaduk isinya agar tercampur rata. Karena itu di dalam botolnya terdapat bola2 yang berfungsi sebagai pengaduk. Sama seperti Neutrogena Fine Fairness Brightening UV Waterlight Lotion juga ada bola2 seperti itu. Tadi saat cairan bening keluar, sempat kukira itu alkohol dan kucium aromanya. Untunglah bukan alkohol, dan kurasakan teksturnya dan kekentalannya mirip cairan dari HadaLabo Gokujyun SHA Lotion yang udah kupakai sebelumnya. Pantasan nama produknya tertulis "Moist", walau mengandung pelembab tapi itu ngga membuat kulit berminyak karena melembabkannya dari dalam kulit sehingga kulit jadi lebih kenyal, elastis dan ngga mengalami dehidrasi. Kulit yang berminyak pun bisa mengalami dehidrasi dan kekeringan di bawah kulit lho. Kalian yang kulit berminyak pasti pernah mengalami ketika muka terasa ketarik2 habis cuci muka walau kulit termasuk berminyak, tandanya di bawah lapisan kulit perlu moisturizer.

 Ujung botol yang lancip

Tekstur HadaLabo UV Moist Emulsion yang encer

Aku langsung menyukai produk ini pada saat pertama kali memakainya. Teksturnya encer, mudah sekali meratakannya dan cepat kering. Juga ngga meninggalkan kilap sama sekali di muka. Kalo di rumah, setelah memakai sunblock ini aku ngga pake bedak karena ngga terasa lengket dan ngga ada kilap2/lengket2 di muka. Sampe sore, muka ngga menjadi berminyak dan yang terpenting memakai sunblock ini muka jadi terasa lebih lembab. Jadi dengan memakai HadaLabo UV Moist Emulsion, selain melindungi kulit dari sinar matahari juga memberi kelembaban kulit. Botol pertama udah habis dan aku uda menyiapkan stok baru 2 buah. Very recommended! Love it!