Rabu, 06 Januari 2010

Liburan Natal di Singapore (Part 5)

Day 5 : Last Day at Singapore

Hari terakhir di Singapore, kami akan bertemu dengan Nicko teman baik Benny. Kami janjian akan bertemu jam 12 untuk makan siang bersama. Nicko tinggal dan bekerja di Singapore maka seperti warga Singapore lainnya, Nicko udah masuk kerja dari hari Senin tgl 28 Desember dan hanya libur pas tanggal merah saja. Nicko lah yang mengantar kami jalan2 ketika kami pertama kali datang ke Singapore, kisahnya bisa dibaca di sini. Masih ada sisa waktu 2 jam sebelum bertemu Nicko jadi kita jalan2 dulu di Orchard, kali ini benar2 baru ada waktu untuk shopping walau hanya 2 jam saja.

Pagi setelah sarapan ala Singapore di Killiney, kami jalan2 ke Ion Orchard mall baru di sana yang katanya ada Sephora. Maka aku ke Sephora hanya untuk memenuhi rasa ingin tahuku seperti apa Sephora itu *kampungan.com*. Ternyata Sephora isinya kosmetik dari Amerika yang telah sukses memnbuatku drooling saking banyaknya kosmetik memenuhi toko tsb. Setelah keliling, aku pun keluar dari Sephora dengan tangan hampa. Karena merasa ngga akan cukup waktu kalo mau shopping fashion, kan butuh waktu lebih lama untuk memilih dan mencoba jadi akan membuang2 waktu maka kuputuskan ke Watson lagi di Ngee Ann City. Dari sana aku beli 2 box masker Watson Bird Nest dan Green Tea *masker mania*, maybelline celansing oil dan beberapa oleh2 untuk orang tuaku. Sebenarnya ingin beli lebih banyak lagi tapi malah bingung mau beli apa soalnya ngga bener2 butuh.

Jl. Balestier

Bangunan tempat restorannya berada

Tampak depan Founder Bak Kut Teh Restaurant

Tahu2 udah jam 11.45, waktunya kita berangkat ke Bugis untuk menemui Nicko. Tempat kerjanya di Bugis soalnya jadi kita naik MRT menuju ke sana. Tiba di Bugis, Nicko udah menunggu di stasiun MRT lalu kita berjalan bersama ke terminal bis. Nicko mengajak kita makan siang di restoran Founder Bak Kut Teh yang sangat terkenal dengan masakan Bak Kut di daerah Balestier. Katanya ngga ada cabang lain dan restoran itu hanya ada satu2nya, maka ngga heran di sana ramai ketika kami tiba di sana. Ada antrian pula di depan restorannya. Sekitar 10 menit menunggu, akhirnya kita menempati meja di depan yang terbuka dan bisa melihat jalan dengan kendaraan lalu lalang. Sekilas kulihat bagian dalam, suasana agak gelap dengan dinding penuh foto2 pemilik restoran dengan para selebritis terkenal yang pernah makan di sana.

Suasana di dalam Founder Bak Kut Teh Restaurant,
dindingnya penuh foto para selebritis terkenal

Hidangan menu makan siang

Setelah memesan dan menunggu sekitar 15 menit, pesanan kami pun disajikan. Sambil bercakap2, kita menyantap hidangannya. Sebelum makan cakwenya dicelupkan ke dalam kuahnya, lezat. Dagingnya enak sekali dan ngga ada lemak, lebih enak kalo ditotol ke kecap asin yg ada potongan cabenya. Hanya dalam setengah jam, kita udah selesai makan. Karena masih ada antrian menunggu meja kosong maka kita langsung minta bon, membayar lalu meninggalkan restorannya. Kita kembali ke bis untuk menjuju ke Bugis. Di sana kami berpisah dengan Nicko, kami berjalan2 ke Bugis Junction sementara Nicko kembali ke kantornya. Ngga lama jalan2 di Bugis Junction, kami kembali ke apartemen naik MRT untuk berkemas dan bersiap ke bandara.

Foto terakhir sebelum berpisah

Sampe di Bandara, kaget aku karena Benny ditelpon Joanna bahwa dia dan Richard sudah ada di Bandara karena mau mengantar kami pulang. Kami sungguh terharu dan ngga menyangka kalo mereka akan ke bandara untuk mengantar kami pulang. Kemudian Joanna memberikan bingkisan kado dan langsung kubuka, isinya pigura dengan fotoku bersama Benny ketika makan di Rendezvous Restaurant. Foto kenang2an yang indah. Kami berjanji kalo Richard dan Joanna main ke Jakarta, gantian kami akan menjamu mereka sebaik2nya sebagai tuan rumah yang baik. Setelah berpisah dengan Richard dan Joanna, kami bergegas menuju ke ruang tunggu. Kami naik pesawat jam 5.45 sore dan liburan di Singapore pun berakhir.

4 komentar:

Johan Rusli mengatakan...

Wah, perjalanan yang menarik ya bu onik:-D kalo bole kasi saran laen kale bisa ke snow world-nya singapore, udah pernah coba? oke deh akhir kata ditunggu ya kiriman oleh-oleh dari singaporenya:-D

mapple mengatakan...

jadi penasaran sephora kayak apa ya hehe ... pasti ngiler pengen beli macem2 waaa ..

Sigit mengatakan...

seneng banget sih jadi mbak onik .. jalan2, kuliner dan shopping dijadiin satu paket yang menggiurkan .. hmmpphh.. lets go to singapore ah :)

Jennifer mengatakan...

@mas johan, snow city kali ya mas maksudnya ? tadi iseng googling dan mampir ke webnya di http://bit.ly/4ZEibR ... hihi ,, kayaknya seru banget ! kapan ya bisa ke sana ??