Senin, 18 Agustus 2008

17 Agustus di Pagi Hari

Tadi pagi, sekitar jam 5.30 kita berangkat mengantar adik ke stasiun kereta api Gambir. Jalanannya masih lenggang dan sepi, masih sedikit mobil yg tampak. Sungguh menyenangkan meluncur dengan lancar di jalanan sepi tsb krn di Jakarta sulit sekali meluncur tanpa macet apalagi di jalan besar.


Jl. Letjend S. Parman di depan MTA

Dari Jl. Letjend. S.Parman kita belok kiri ke arah Harmoni. Dari kejauhan, bisa tampak jalanan masih sepi. Ngga lebih dari 5 mobil dan beberapa motor/sepeda tampak meluncur.

Jalan Layang Tomang

Di Harmoni, masih lenggang


Di Juanda, mulai banyak kendaraan

Karena kita mau ke arah Gambir maka harus menuju daerah sekitar Monas. Hari ini kan tgl 17 Agustus, ngga heran kalau ada banyak polisi di sekitar Istana Merdeka menjelang upacara pengibaran bendera. Dan banyak juga para pegawai berpakaian batik berjalan kaki di sekitarnya, mungkin mereka hendak ikut upacara pengibaran bendera.


Tampak banyak polisi , eh polisinya kok polisi wanita?

Tampak depan pagar Istana Merdeka
Sekeliling pagarnya dihiasi bendera merah putih

Setelah mengantar adik ke Gambir, kita pulang melewati Jl. Gajahmada yg masih sepi. Matahari mulai tinggi dan menerangi Jakarta.


Jl. Gajahmada yg sepi...

Betapa menyenangkan kalau jalanan di Jakarta lenggang spt di pagi hari ini. Ngga banyak mobil, ngga ada macet yang jelas akan menghemat waktu dan bensin. Akankah bisa terwujud, Jakarta bebas macet?



3 komentar:

GICM Aficionado mengatakan...

Asyik ya yang kalau Jakarta nggak macet. Untung kita keluar sebelum upacara mulai. Kalau nggak jalanan di blokir sana sini.

Kita sarapan di Dunkin CL. Nyum ...

malang kota kripik mengatakan...

Wah, Agustusan sepi yah....
di Denpasar juga loh ^^!

Onik mengatakan...

17 agustusan u ada di denpasar?
lagi liburan di sana ato memang tinggal di sana? :)