Rabu, 05 November 2008

Restoran Din Tai Fung

Tampak depan Din Tai Fung

Weekend hari Sabtu kemarin, kita ke Plaza Senayan mau ketemu teman Benny. Sebelumnya kita lunch dulu dan jalan2 sebentar. Rencananya mau makan di Taichan, tp ketika mendekati Taichan kulihat ada restoran baru buka di sebelah Taichan yaitu Din Tai Fung. Yup Din Tai Fung yg juga ada di seberang Plaza Senayan kini buka di dalam Plaza Senayan. Karena ingin tahu kayak apa menu2nya, aku mampir sebentar melihat menu2 yang dipasang di depan pintu masuknya. Foto2 yg terpasang di sana bener2 membuatku tergiur dan melupakan Taichan, maka kita pun masuk ke Din Tai Fung yg udah penuh. Ternyata susunan tempat duduknya kurang nyaman krn berupa meja dan bangku panjang sehingga kita semeja dengan orang lain dan duduk pun bersebelahan dengan orang lain. Pengaturan meja kursinya seperti di Sushi Groove.

Tampak penuh di dalam

Setelah melihat2 menu, kita memilih Mie Won Ton Ayam dan Udang serta Mie Tom Yam Sea Food. Sedang utk minuman, kita pesan sebotol aqua dan Jus Lychee dengan Lime. Ketika memesan mie, kita ditanya mau mie warna hijau atau putih. Kita pilih mie putih. Ngga lama menunggu, minuman pun datang. Disusul Mie Tom yam Sea Food, kemudian terakhir Mie Won Ton Ayam dan Udang. Kesan pertama, Mie Tom Yamnya tampak enak dan ternyata ngga salah. Kuahnya bener2 mantap, asam2 pedas khas Tom Yam. Sedang penampilan Mie Won Ton agak mengecewakan krn tampak sepi, hanya ada mie, won ton dengan banyak kuah bening. Setelah mencicipinya, ngga ada yg spesial. Kuahnya memang enak dan segar, hanya itu. Lalu minuman Jus Lychee dengan Lime bener2 kecut, mestinya pilih Jus Lychee dengan Mint mungkin akan lebih enak.

Jus Lychee dengan Lime

Mie Tom Yam Sea Food

Mie Won Ton Ayam dan Udang

Setelah makanan habis, sambil minum kita melihat papan iklan yg terletak di meja. Ada tulisan "Top 10 Restaurants in the World. Voted by The New York Times". Masa sih. Menurut lidahku kok enakan makan ramen di Taichan. Mungkin saja aku terlalu cepat menghakimi padahal baru mencoba makan mienya. Kan biasanya, kesan pertama yang selalu paling diingat :) Kalo dari segi harga, menu2 di Din Tai Fung lebih mahal daripada di Taichan. Ramen di Taichan porsinya lebih "rame" dan lebih mengenyangkan.

Din Tai Fung, Top 10 Restaurants in the World

Dan setelah pulang ke rumah, kucari informasi di internet tentang Top 10 Restaurants in the World. Eh ternyata Din Tai Fung berasal dari Taiwan dan punya banyak cabang di berbagai negara termasuk Indonesia. Din Tai Fung kayanya benar2 punya nama di dunia, bisa dibaca di bagian Media Reports. Selain sebagai one of the top 10 gourmet restaurants in the world (New York Times), Din Tai Fung juga one of the ten most popular restaurants in Taiwan (Next), one of the ten must-see destinations for tourists visiting Taiwan (New York) dan lain-lain. Setelah membaca2 informasinya, ternyata menu andalan di sana adalah dumpling. Next time kalo ke sana, aku mau mencoba dumpling dan bakpaonya. Semoga kali ini akan lebih memuaskan :)

8 komentar:

Dias mengatakan...

wahhhhhhhhhhh...............

laper.........

stephanie mengatakan...

beken amat ternyata din tai fung...
sampe buka di dua tempat yang tinggal sekali lompat pulak hahaha..
padahal dim sum nya juga biasa aja kayanya ^_^

Erik mengatakan...

hobi wisata kuliner ya...

coba nanti cobain dumpling-nya... diposting ya..

Dmitrii Nuno mengatakan...

onik suka?
gw kok ngerasanya makan disana hambar ya
dumplingnya biasa" aja
=(

enakan makan di crystal jade/duck king
hihi

Onik mengatakan...

Dias, hayo disikat :)

Fan, blom pernah coba dimsumnya. Baru makan mie, biasa aja. Tp yg Mie Tom Yam lumayan, lebih berbumbu :)

Erik, hehe suka makan enak sih :)

Dmitrii, aku baru makan mie uah biasa aja. kuahnya terlalu banyak, isi dikit. memang kurang bumubu, kurang gurih. udah pernah coba dumplingnya? biasa juga, wah kalo di sini mie, dimsum dan dumpling biasa aja trus apa yg spesial sampe terkenal di dunia yah? hehe
iya makan di crystal jade & duck king mantep benar, lebih gurih dan sedap :p

Aina mengatakan...

Din Tai Fung emang keknya cuma menang nama dey..

nda tau juga ya, mungkin karena selera orang beda2 juga kali.

emang lebih enak duck king klo gue bilang.

ngomongin dimsum, jadi inget dimsun hotel metropole jaman dulu. skrg masih ada ga sih ???

*jadi laper*

Onik mengatakan...

Aina, iya selera beda2... kukira org indonesia suka yg gurih2 tp tetap saja Din Tai Fung selalu rame padahal rasanya kurang gurih/hambar dan mahal juga.
dim sum di hotel metropole? di mana tuh, sorry ngga aku cuma tahu dim sum enak tuh di samudra :)

Lily mengatakan...

hmmm...look yummy jadi laper nihh..