Senin, 22 Desember 2008

Ciri Manusia Indonesia menurut Mochtar Lubis

Mochtar Lubis
(pic : www.unionsverlag.com dan
www.isekolah.org)


Kemarin aku baru membaca artikel menarik dari majalah 3636 Lifestyle edisi 35 Desember 2008, majalah gratis yg kuambil dari Starbucks MTA. Judulnya "12 Ciri Manusia Indonesia Menurut Mochtar Lubis". Siapakah Mochtar Lubis? Mochtar Lubis almahrum dilahirkan di Padang, Sumatera Barat pada tanggal 7 Maret 1922. Meninggal di Jakarta, pada tanggal 2 Juli 2004. Beliau adalah seorang jurnalis dan pengarang ternama asal Indonesia. 12 pokok pikiran di bawah ini disampaikannya pada sebuah Pidato Kebudayaan di Jakarta tahun 1977. 12 ciri manusia Indonesia menurut Mochtar Lubis:
  1. Munafik, hipokrit
  2. Lempar batu sembunyi tangan
  3. Feodal dan patriakal
  4. Suka hantu, paranormal, firasat
  5. Punya jiwa seni
  6. Boros, senang berutang, senang pesta pora
  7. Kurang gigih
  8. Gemar jalan pintas
  9. Suka iri dengki, menggerutu
  10. "Me Too"
  11. Jumawa, belagu
  12. Baik hati, ramah, gotong royong, suka damai, bisa tertawa dalam penderitaan
Handi Irawan
(pic: handiirawan.com)


Selain membahas mengenai 12 Ciri Manusia Indonesia menurut Mochtar Lubis, di majalah di judul yg sama juga diulas 10 karakter khas konsumen Indonesia menurut Handi Irawan. Siapakah Handi Irawan? Beliau adalah konsultan pemasaran dan pakar riset pemasaran yang telah menjadi konsultan bagi banyak perusahaan lokal dan multi nasional di Indonesia. Seminarnya soal perilaku konsumen Indonesia sudah berkali2 diadakan dan selalu penuh sesak dihadiri ratusan pengunjung. Inilah 10 karakter khas konsumen Indonesia menurut Handi Irawan:
  1. Berpikir short term
  2. Impulsif, tidak terencana
  3. Guyub, rukun, suka ngumpul
  4. Gaptek
  5. Silau pada kemasan, bukan isi
  6. Branded-oriented
  7. Religius
  8. Gengsian
  9. Mimiliki subkultur kuat
  10. Tidak peduli lingkungan
  11. Tambahan : Gemar menghasiri seminar pemasaran

Ketika aku membaca artikel tsb, aku hanya bisa senyum2... Kuakui sebagian ada yg benar dan sebagian ada yang terlalu berlebihan. Bagaimana menurut kalian? Setuju ato nggak dengan pendapat Mochtar Lubis almahrum dan Handi Irawan tsb di atas? :)

Sumber:
Dikutip dari Majalah 3636 Lifestyle edisi 35 Desember 2008

7 komentar:

stephanie mengatakan...

kalo jujur sih, bener banget tuh! hahaha....
indonesian in general yah.. blum tentu tiap individu nya gitu ^_^

seLvyna tHeresia mengatakan...

ouw.. gitu ya...

*mencatat*

Johanes Juda mengatakan...

Bener bangat tuh! Orang Indo, orang Indo....

*lupa kalo diri sendiri orang Indo*

juliach mengatakan...

Kayaknya memang begitu!

Aku saja yang berbeda. Sepertinya semua orang memperlakukanku seperti "Si itik yang buruk rupa"!

akudanpikiranku mengatakan...

ho ho ho..
kok gw merasa tersindir ya...

twiddle-dee mengatakan...

ahaha diliat2 bener juga loh... saya masih heran sama orang2 kita yang sangat tidak memperhatikan lingkungan.. hari gini ada aja MAHASISWA yang ditegor karna buang sampah sembarangan eh balesnya "kalo ngga buang sembarangan tukang sapunya ngga punya kerja dong" ... sakit jiwa!

Onik mengatakan...

Stephanie, iya aku juga setuju. kalo individual ngga semua begitu ^^

Selvyna, eh kok di catet sih? :p
eh blogmu kok ngga bisa kubuka?

Joe, haha aku sendiri kan juga orang indonesia dan mengakuinya benar ;p

Juliach, berbeda gimana? kok begitu sih memperlakukanmu spt "Si itik yang buruk rupa"?

Hanny, hehe kalo merasa tersindir berarti secaa ngga langsung mengakui kalo hal ini benar :p

Twiddle, iya aku juga sering jengkel lihat ada yg naik mobil bagus bisa2nya buang sampah sembarangan di jalan raya.